AMBON — Kemeriahan pagelaran seni Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Provinsi Maluku tahun 2026 menjadi momentum unjuk bakat bagi para generasi muda. Salah satu penampilan yang berhasil mencuri perhatian penonton dan dewan juri dipamerkan oleh grup tari dari siswa-siswi SMA Negeri 9 Ambon pada Selasa (3/11/2026).
Membawakan Tari Oryelalela, tarian tradisional khas Maluku yang kaya akan makna kebudayaan dan nilai-nilai kebersamaan, para siswa tampil penuh percaya diri. Balutan busana adat yang anggun dipadukan dengan irama musik tradisional yang dinamis berhasil menghidupkan suasana panggung pagelaran.
Setiap gerakan yang dibawakan secara serasi oleh para penari menggambarkan ketangkasan, keharmonisan, serta rasa syukur masyarakat Maluku. Penampilan gemilang ini tidak hanya menunjukkan bakat seni siswa SMA Negeri 9 Ambon, tetapi juga buah dari proses latihan dan pendampingan intensif yang menjadi inti dari program GSMS.
"Penampilan ini merupakan wujud nyata apresiasi dan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya lokal Maluku. Kami sangat bangga para siswa SMA Negeri 9 Ambon mampu membawakan Tari Oryelalela dengan begitu luar biasa di panggung GSMS tahun ini," ujar Kepala Sekolah.
Melalui pagelaran seni GSMS Provinsi Maluku ini, diharapkan semangat pelestarian seni dan budaya lokal terus tumbuh di lingkungan sekolah. Kehadiran seniman profesional yang masuk dan membimbing siswa di sekolah-sekolah terbukti mampu mengasah potensi seni peserta didik sekaligus memperkuat identitas kebudayaan daerah sejak dini.